antagonis
antagonist
Ringkasan Singkat
Zat kimia yang menghambat aksi zat lain, atau otot yang bekerja berlawanan dengan arah gerakan yang dimaksudkan.
Istilah antagonis memiliki dua makna utama dalam konteks psikologi dan fisiologi:
- Dalam Farmakologi: Antagonis adalah obat atau agen kimia yang menghambat aksi zat lain. Hal ini dapat terjadi melalui antagonisme kimia (mengubah zat secara langsung), antagonisme farmakologis (mengikat reseptor tanpa menstimulasinya), atau antagonisme fisiologis (mengikat reseptor berbeda untuk menghasilkan efek berlawanan).
- Dalam Fisiologi Otot: Antagonis adalah otot yang kontraksinya menghasilkan gaya yang berlawanan dengan arah gerakan yang dimaksudkan. Gaya ini berfungsi untuk memperlambat gerakan dengan cepat saat mendekati target atau membantu menentukan titik akhir gerakan.
Pemahaman tentang antagonis sangat penting dalam psikiatri (bagaimana obat bekerja pada neurotransmiter) dan dalam psikologi gerak/ergonomi.
Referensi Yang Bisa Anda Gunakan
- APA Dictionary of Psychology
- Stahl, S. M. (2013). Stahl's Essential Psychopharmacology.
Ditambahkan: 5 Mei 2026
Diperbarui: 7 Mei 2026
Peringatan Sitasi Akademik
Halaman ini disusun murni sebagai alat bantu pemahaman awal. Dilarang keras mengutip halaman ini sebagai sitasi utama dalam karya ilmiah atau tugas akhir. Silakan gunakan literatur primer yang tercantum pada daftar pustaka.